LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI TENTANG PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
 
















DISUSUN OLEH:
KELOMPOK 1
*    ALBINA SINULINGGA (01)
*    ANDI ADITYA (02)
*    ANDREY PARHUSIP (03)
*    ANGELIA DAMANIK (04)
*    ANTONIUS SILITONGA (05)

2016/2017

KATA PENGANTAR

            Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan lindungannya kami dapat menyelesaikan praktikum beserta laporannya dengan baik.
            Sehubungan dengan praktikum yang kami laksanakan pada beberapa minggu yang lalu, kami membuat sebuah laporan praktikum sebagai wujud teoritis dan pemahaman kami terhadap suksesnya praktikum yang telah kami laksanakan. Laporan yang kami buat ini merupakan laporan berdasarkan hasil yang konkret yang kami dapat dari praktikum kami. Semoga laporan praktikum kami ini dapat bermanfaat bagi kita semuanya terkhusus dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami meminta maaf jika ada kesalahan kami yang semuanya itu tidak kami sengaja.
            Atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan terima kasih.

-KELOMPOK 1-























BAB I
PENDAHULUAN
      I.         TUJUAN PRAKTIKUM
Mengetahui faktor yang mempengaruhi pertumbuhan suatu tanaman.
    II.         TINJAUAN TEORITIS
Pertumbuhan adalah proses pertambahan volume yang irreversible (tidak dapat balik) karena adanya pembelahan mitosis atau pembesaran sel; dapat pula disebabkan oleh keduanya.
                Perkembangan adalah terspesialisasinya sel-sel menjadi struktur dan fungsi tertentu.
                Perkembangan awal suatu tumbuhan secara garis besar melalui tiga tahap, yaitu pembelahan sel, morfogenesis, dan diferensiasi seluler.

B. PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA TUMBUHAN
Tumbuhan bertambah tinggi dan besar disebabkan oleh dua hal berikut ini.
1. pertambahan jumlah sel sebagai hasil pembelahan mitosis pada meristem (titik tumbuh) di titik tumbuh primer dan sekunder.
2. pertambahan komponen-komponen seluler dan adanya diferensiasi sel.

1. Perkecambahan
                Perkecambahan adalah munculnya plantula (tanaman keci dari dalam biji).
a. Proses perkecambahan

1) Proses fisika
Proses fisika, yaitu penyerapan air.

2) Proses kimia
Proses kimia, yaitu aktivitas enzim.







b. Macam perkecambahan

1) Epigeal

Perkecambahan disebut epigeal jika kotiledonnya terangkat ke atas permukaantanah.

2) Hipogeal


Perkecambahan disebut hypogeal jika kotiledonnya tetap berada di bawahpermukaan tanah.



 
c. Pertumbuhan akar            
Empat daerah pertumbuhan akar, yaitu:
1) Tudung akar
                Tudung akar merupakan daerah akar yang paling ujung.
2) Daerah meristem
                Daerah meristem terletak di belakang tudung akar, yang meliputi meristem apikal (daerah pusat pembelahan sel) dan derivatnya.
3) Daerah pemanjangan
                Daerah pemanjangan sel terletak di belakang daerah meristem. sel-selnya relative lebih tahan terhadap kerusakan yang disebabkan radiasi dan bahan kimia beracun dibandingkan daerah lain. Sel di daerah pemanjangan ini juga berfungsi sebagai penyimpan makanan.
4) Daerah diferensiasi
                Daerah diferensiasi terletak di bagian akhir akar, bercampur dengan daerah pemanjangan. Di daerah diferensiasi terdapat tiga sistem jaringan jaringan yang dihasilkan dari sel-sel meristem, yaitu protoderma, meristem dasar, dan prokambium.

2. Pertumbuhan dan Perkembangan Organ Tumbuhan 

C. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA TUMBUHAN
1. Faktor Luar
                Faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan pada tumbuhan adalah makanan, air, suhu, kelembapan, dan cahaya.

2. Faktor Dalam
                Faktor dalam yang mempengaruhi pertumbuhan pada tumbuhan adalah gen dan hormon.
 


Jenis-Jenis Hormon Tumbuhan dan Pengaruhnya pada Tumbuhan
Hormon
Pengaruh
Tempat Produksi
Auksin, misalnya IAA
Mendorong pemanjangan batang, pertumbuhan akar, diferensiasi sel dan percabangan, pertumbuhan buah, dominansi apikal, fototropisme, dan geotropism.
Dihasilkan pada embrio dalam biji, meristem batang, dan daun-daun muda.
Sitokinin, misalnya zeatin
Mempengaruhi pertumbuhan akar dan diferensiasi akar; mendorong pembelahan, pertumbuhan sel, perkecambahan dan pembungaan; menghambat penuaan.
Disintesis pada akar dan diangkut ke organ lain.
Giberelin, misalnya GA3
Mendorong perkecambahan biji dan tunas, pemanjangan batang, pertumbuhan daun, pembungaan, dan perkembangan buah; mempengaruhi pertumbuhan dan diferensiasi akar.
Diproduksi dalam meristem batang, meristem akar, daun muda, dan embrio.
Asam absisat
Menghambat pertumbuhan, menutup stomata selama kekurangan air, menunda pertumbuhan (dormansi).
Disintesis pada daun, batang, buah, dan biji.
Gas etilen
Mendorong pemasakan buah, menyebabkan batang tumbuh menjadi tebal.
Diproduksi di jaringan buah masak, di ruas batang, dan di daun tua.




BAB II
METODE PRAKTIKUM

I.          WAKTU DAN TEMPAT PRAKTIKUM
            Waktu   : 19 Agustus 2016 s/d 26 Agustus 2016.
            Tempat : SMA. SANTO THOMAS 1 MEDAN.
II.        ALAT DAN BAHAN
            1. Biji kacang hijau 10 biji.
            2. Gelas Plastik 2 buah.
            3. Kapas
            4. Mistar
III.       PROSEDUR KERJA
            1. Siapkan seluruh alat dan bahan yang diperlukan.
            2. Rendamlah kacang hijau ke dalam wadah yang berisi air.
            3. Ambillah 10 biji kacang hijau yaang tenggelam dan jangan mengambil biji …………yang terapung.
            4. Rendamlah kapas ke dalam air agar basah.
            5. Masukkan kapas yang basah tersebut ke masing-masing gelas secukupnya.
            6. Masukkan biji kacang yang sudah direndam kedalam gelas masing-masing …………5 biji.
            7. Letakkanlah masing-masing gelas yang sudah berisi kacang ke tempat yang …………gelap (terhindar dari cahaya) dan terang (mendapat cahaya matahari).
            8. Amati pertumbuhan yang terjadi.











BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN
I.          DATA HASIL PENGAMATAN
           
Hari 1
Hari 2
Hari 3
Hari 4
Hari 5
Hari 6
Hari 7
G
T
G
T
G
T
G
T
G
T
G
T
G
T
1,5
0
2
3
3
5
8
6,5
18
7,6
29
8,4
38
9,8

Ket : G = Gelap ; T = Terang  ; Satuan = cm.
Hari 1:
Gelap                                                              Terang
                       
Hari 2 :
Terang
Hari 3 :
Terang
 
Hari 3 :
Terang
Hari 4 :
Gelap                                                                          Terang
                                      
Hari 5 :
Gelap                                                                         
Hari 6 :
Gelap



Hari 7 :
Gelap                                                                          Terang
                                

GRAFIK TERANG DAN GRAFIK GELAP
II.        PEMBAHASAN
            Berdasarkan data yang telah ada, pertumbuhan yang terjadi pada tanaman kacang hijau pada tempat yang gelap dan tempat yang terang berbeda. Di tempat yang terang, pertumbuhan suatu tanaman terhambat tetapi di tempat yang gelap, pertumbuhan suatu tanaman relatif tinggi. Daun yang ada di tempat yang gelap berjumlah sedikit dan berukuran kecil sedangkan di tempat yang terang daun yang dihasilkan berjumlah banyak dan lebar. Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh kerja dari hormon auksin.



BAB IV
PENUTUP
KESIMPULAN:
1.  Penambahan hormon auksin dapat mempercepat pembelahan sel sehingga dapat ….berakibat pada percepatan pertumbuhan
2.   Kerja hormon auksin dipengaruhi oleh konsentrasi hormon dan sinar matahari.
3.   Semakin banyak konsentrasi auksin, maka semakin cepat pula pertumbuhan …...tanaman, namun pada konsentrasi tertentu jika kerja auksin sudah maksimal, …...maka penambahan auksin tidak berpengaruh pada pertumbuhan tanaman.

4.    Sinar matahari mempengaruhi kerja auksin. Tanaman yang terkena sinar matahari …...akan mengalami pertumbuhan yang lambat.

Komentar