LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI TENTANG PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN
DISUSUN OLEH:
KELOMPOK 1

2016/2017
KATA PENGANTAR
Puji dan
syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan
lindungannya kami dapat menyelesaikan praktikum beserta laporannya dengan baik.
Sehubungan
dengan praktikum yang kami laksanakan pada beberapa minggu yang lalu, kami
membuat sebuah laporan praktikum sebagai wujud teoritis dan pemahaman kami
terhadap suksesnya praktikum yang telah kami laksanakan. Laporan yang kami buat
ini merupakan laporan berdasarkan hasil yang konkret yang kami dapat dari praktikum
kami. Semoga laporan praktikum kami ini dapat bermanfaat bagi kita semuanya
terkhusus dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami meminta maaf jika ada
kesalahan kami yang semuanya itu tidak kami sengaja.
Atas
perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan terima kasih.
-KELOMPOK 1-
BAB
I
PENDAHULUAN
I.
TUJUAN
PRAKTIKUM
Mengetahui faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan suatu tanaman.
II.
TINJAUAN
TEORITIS
Pertumbuhan
adalah proses pertambahan volume yang irreversible
(tidak dapat balik) karena adanya pembelahan mitosis atau pembesaran sel;
dapat pula disebabkan oleh keduanya.
Perkembangan adalah terspesialisasinya sel-sel menjadi struktur dan
fungsi tertentu.
Perkembangan awal suatu tumbuhan secara garis besar melalui tiga tahap, yaitu
pembelahan sel, morfogenesis, dan diferensiasi seluler.
B.
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA TUMBUHAN
Tumbuhan
bertambah tinggi dan besar disebabkan oleh dua hal berikut ini.
1.
pertambahan jumlah sel sebagai hasil pembelahan mitosis pada meristem
(titik tumbuh) di titik tumbuh primer dan sekunder.
2.
pertambahan komponen-komponen seluler dan adanya diferensiasi sel.
1. Perkecambahan
Perkecambahan adalah munculnya plantula (tanaman keci dari dalam biji).
a.
Proses perkecambahan
1)
Proses fisika
Proses
fisika, yaitu penyerapan air.
2)
Proses kimia
Proses
kimia, yaitu aktivitas enzim.
b. Macam
perkecambahan
1)
Epigeal
Perkecambahan
disebut epigeal jika kotiledonnya terangkat ke atas permukaantanah.
2)
Hipogeal
Perkecambahan
disebut hypogeal jika kotiledonnya tetap berada di bawahpermukaan tanah.
c. Pertumbuhan akar
Empat
daerah pertumbuhan akar, yaitu:
1)
Tudung akar
Tudung akar merupakan daerah akar yang paling ujung.
2)
Daerah meristem
Daerah meristem terletak di belakang tudung akar, yang
meliputi meristem apikal (daerah pusat pembelahan sel) dan derivatnya.
3)
Daerah pemanjangan
Daerah pemanjangan sel terletak di belakang daerah
meristem. sel-selnya relative lebih tahan terhadap kerusakan yang disebabkan
radiasi dan bahan kimia beracun dibandingkan daerah lain. Sel di daerah
pemanjangan ini juga berfungsi sebagai penyimpan makanan.
4)
Daerah diferensiasi
Daerah diferensiasi terletak di bagian akhir akar,
bercampur dengan daerah pemanjangan. Di daerah diferensiasi terdapat tiga
sistem jaringan jaringan yang dihasilkan dari sel-sel meristem, yaitu protoderma,
meristem dasar, dan prokambium.
2.
Pertumbuhan dan Perkembangan Organ Tumbuhan
C.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA TUMBUHAN
1.
Faktor Luar
Faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan pada tumbuhan adalah makanan, air,
suhu, kelembapan, dan cahaya.
2.
Faktor Dalam
Faktor dalam yang mempengaruhi pertumbuhan pada tumbuhan adalah gen dan hormon.
Jenis-Jenis
Hormon Tumbuhan dan Pengaruhnya pada Tumbuhan
|
Hormon
|
Pengaruh
|
Tempat Produksi
|
|
Auksin, misalnya IAA
|
Mendorong pemanjangan batang, pertumbuhan
akar, diferensiasi sel dan percabangan, pertumbuhan buah, dominansi apikal,
fototropisme, dan geotropism.
|
Dihasilkan pada embrio dalam biji, meristem
batang, dan daun-daun muda.
|
|
Sitokinin, misalnya zeatin
|
Mempengaruhi pertumbuhan akar dan
diferensiasi akar; mendorong pembelahan, pertumbuhan sel, perkecambahan dan
pembungaan; menghambat penuaan.
|
Disintesis pada akar dan diangkut ke organ
lain.
|
|
Giberelin, misalnya GA3
|
Mendorong perkecambahan biji dan tunas,
pemanjangan batang, pertumbuhan daun, pembungaan, dan perkembangan buah;
mempengaruhi pertumbuhan dan diferensiasi akar.
|
Diproduksi dalam meristem batang, meristem
akar, daun muda, dan embrio.
|
|
Asam absisat
|
Menghambat pertumbuhan, menutup stomata
selama kekurangan air, menunda pertumbuhan (dormansi).
|
Disintesis pada daun, batang, buah, dan
biji.
|
|
Gas etilen
|
Mendorong pemasakan buah, menyebabkan
batang tumbuh menjadi tebal.
|
Diproduksi di jaringan buah masak, di ruas
batang, dan di daun tua.
|
BAB II
METODE PRAKTIKUM
I. WAKTU DAN TEMPAT PRAKTIKUM
Waktu : 19
Agustus 2016 s/d 26 Agustus 2016.
Tempat : SMA. SANTO THOMAS 1 MEDAN.
II. ALAT DAN BAHAN
1. Biji kacang hijau 10 biji.
2. Gelas Plastik 2 buah.
3. Kapas
4. Mistar
III. PROSEDUR KERJA
1. Siapkan seluruh alat dan bahan yang diperlukan.
2. Rendamlah kacang hijau ke dalam wadah yang berisi air.
3. Ambillah 10 biji kacang hijau yaang tenggelam dan
jangan mengambil biji …………yang
terapung.
4. Rendamlah kapas ke dalam air agar basah.
5. Masukkan kapas yang basah tersebut ke masing-masing
gelas secukupnya.
6. Masukkan biji kacang yang sudah direndam kedalam gelas
masing-masing …………5 biji.
7. Letakkanlah masing-masing gelas yang sudah berisi
kacang ke tempat yang …………gelap
(terhindar dari cahaya) dan terang (mendapat cahaya matahari).
8. Amati pertumbuhan yang terjadi.
BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN
I. DATA HASIL PENGAMATAN
|
Hari 1
|
Hari 2
|
Hari 3
|
Hari 4
|
Hari 5
|
Hari 6
|
Hari 7
|
|||||||
|
G
|
T
|
G
|
T
|
G
|
T
|
G
|
T
|
G
|
T
|
G
|
T
|
G
|
T
|
|
1,5
|
0
|
2
|
3
|
3
|
5
|
8
|
6,5
|
18
|
7,6
|
29
|
8,4
|
38
|
9,8
|
Ket : G = Gelap ; T =
Terang ; Satuan = cm.
Hari 1:
Gelap Terang

Hari 2 :
Terang

Hari 3 :
Terang

Hari 3 :
Terang

Hari 4 :
Gelap Terang

Hari 5 :
Gelap

Hari 6 :
Gelap

Hari 7 :
Gelap Terang

GRAFIK
TERANG DAN GRAFIK GELAP

II. PEMBAHASAN
Berdasarkan data yang telah ada, pertumbuhan yang terjadi
pada tanaman kacang hijau pada tempat yang gelap dan tempat yang terang
berbeda. Di tempat yang terang, pertumbuhan suatu tanaman terhambat tetapi di
tempat yang gelap, pertumbuhan suatu tanaman relatif tinggi. Daun yang ada di
tempat yang gelap berjumlah sedikit dan berukuran kecil sedangkan di tempat
yang terang daun yang dihasilkan berjumlah banyak dan lebar. Pertumbuhan ini
dipengaruhi oleh kerja dari hormon auksin.
BAB IV
PENUTUP
KESIMPULAN:
1. Penambahan hormon
auksin dapat mempercepat pembelahan sel sehingga dapat ….berakibat pada
percepatan pertumbuhan
2. Kerja hormon auksin dipengaruhi oleh
konsentrasi hormon dan sinar matahari.
3. Semakin banyak konsentrasi auksin, maka semakin
cepat pula pertumbuhan …...tanaman, namun pada
konsentrasi tertentu jika kerja auksin sudah maksimal, …...maka penambahan
auksin tidak berpengaruh pada pertumbuhan tanaman.
4. Sinar matahari
mempengaruhi kerja auksin. Tanaman yang terkena sinar matahari …...akan mengalami pertumbuhan yang lambat.


Komentar
Posting Komentar